Memasuki Era Bisnis Digital: Saatnya Infrastruktur Kini Menjadi Prioritas Utama

Bisnis hari ini bukan lagi hanya didukung oleh teknologi, namun bisnis adalah teknologi itu sendiri. Menurut survei IDC 2024, sebanyak 34% pendapatan perusahaan saat ini berasal dari produk dan layanan digital, dan angka ini diperkirakan naik menjadi 49% dalam lima tahun ke depan. Artinya, IT downtime bukan lagi sekadar gangguan operasional, melainkan ancaman langsung terhadap pendapatan dan keberlangsungan bisnis.

Di tengah transformasi ini, para CEO mulai mengedepankan manajemen risiko dan ketahanan infrastruktur digital (digital resilience) sebagai prioritas utama dalam investasi teknologi. Mereka menyadari bahwa digital resilience bukanlah fitur tambahan, melainkan pondasi utama bagi organisasi yang ingin tetap kompetitif di era digital.

IDC menekankan bahwa resiliensi dan toleransi terhadap gangguan (fault tolerance) harus dirancang sejak awal—bukan ditambahkan setelah sistem berjalan. Maka dari itu, perusahaan perlu beralih ke platform infrastruktur yang handal, tangguh, dan mampu menghadapi ancaman siber (cyber resilience), serta bisa mendukung operasional digital yang terus berkembang.

Jika IT downtime atau kegagalan sistem mengganggu produktivitas dan pendapatan Anda, inilah waktunya untuk berinvestasi pada infrastruktur digital yang resilien dan aman. Ketahanan bukan hanya soal kemampuan bertahan dari serangan atau gangguan, tetapi bagaimana sistem dapat terus beroperasi tanpa henti demi menjaga keberlangsungan bisnis Anda.

Bersama Penguin Solutions dan PT Guna Reka Cemerlang sebagai core distributor dari Penguin Solutions, perusahaan Anda bisa membangun fondasi cyber resilience yang kuat dengan teknologi infrastruktur fault-tolerant, siap mendukung bisnis digital yang bebas gangguan.

Pelajari dan download Infobrief disini:

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di marketing@gunareka.com atau 0878-1481-3013 (WhatsApp Resmi Gunareka) untuk solusi yang sesuai dengan kebutuhan infrastruktur digital Anda.